Jaga Kekhusyukan Ibadah Ramadan, PAC LDII Taman Inisiasi Pengajian Terpisah bagi Generasi Penerus di Masjid Baitul Izza
Pemalang – Memasuki bulan suci Ramadan, kekhusyukan dalam beribadah menjadi prioritas utama bagi umat Muslim. Guna mewujudkan suasana ibadah yang tenang dan kondusif, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Taman, Pemalang mengambil langkah inovatif yaitu memisahkan lokasi kegiatan pengajian bagi generasi penerus (generus) usia dini, mulai dari tingkat PAUD hingga Sekolah Dasar (SD), dari ruang utama masjid selama rangkaian ibadah malam di bulan Ramadan.
Fokus Pada Kenyamanan Jamaah
Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika ibadah di masjid yang kerap melibatkan banyak jamaah dewasa. Mengingat anak-anak pada usia tersebut memiliki mobilitas dan energi yang tinggi, kehadiran mereka di dalam ruang utama sering kali secara tidak sengaja mengganggu konsentrasi jamaah yang sedang melaksanakan salat Tarawih maupun tadarus Al-Qur’an. Dengan menyediakan tempat khusus yang terpisah, anak-anak tetap bisa mendapatkan bimbingan agama yang intensif tanpa harus membatasi ruang gerak alami mereka.
Ali Syahidi, selaku Koordinator Kegiatan, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan “win-win solution” bagi orang tua, anak-anak, maupun jamaah pada umumnya.
“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan di dalam Masjid Baitul Izza tetap kondusif dan khusyuk. Dengan memisahkan kegiatan generus usia ‘cabe rawit’ ini, anak-anak bisa lebih fokus menerima materi pengajian yang sesuai dengan usia mereka, sementara jamaah dewasa bisa beribadah dengan lebih tenang,” ujarnya.

Program “Cabe Rawit” yang Terarah
Di lokasi terpisah tersebut, para generasi penerus tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi didampingi oleh pengajar untuk mengikuti program-program kreatif, seperti hafalan doa-doa keseharian, kisah islami inspiratif, membaca Tilawati ataupun Al Quran serta bimbingan tata cara ibadah yang menyenangkan.
Langkah PAC LDII Taman ini diharapkan dapat menjadi role model bagi pengelolaan kegiatan masjid yang ramah anak sekaligus tetap menjaga kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadan. (KIM)
