Wujudkan Kepedulian Lingkungan Sekitar, PAC LDII Kebagusan Pemalang Inisiasi Pengecoran Jalan Publik Bersama Masyarakat
Pemalang — Mempertegas komitmennya terhadap kesejahteraan sosial dan pembangunan lingkungan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Kebagusan, Kabupaten Pemalang, membuktikan bahwa peran organisasi keagamaan memiliki jangkauan yang luas hingga ke fasilitas publik. Pada Kamis (26/3), warga PAC LDII Kebagusan berkolaborasi bersama masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti pengecoran jalan akses umum di samping Masjid Al-Hidayah.
Inisiatif ini bukan sekadar perbaikan akses menuju tempat ibadah, melainkan wujud kontribusi aktif LDII dalam menghadirkan kemaslahatan infrastruktur bagi seluruh lapisan masyarakat Kebagusan. Akses jalan yang sebelumnya kurang memadai kini ditingkatkan kelayakannya agar aman, rapi, dan nyaman, sehingga dapat memfasilitasi mobilitas warga sehari-hari tanpa hambatan.
Ketua PAC LDII Kebagusan, Hendri, menegaskan bahwa LDII selalu berupaya hadir untuk memberikan solusi dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar.
“Kami meyakini bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Pengecoran jalan ini adalah bentuk pengabdian sosial kami. Melalui kolaborasi dan gotong royong ini, kami ingin memastikan bahwa keberadaan PAC LDII di Kebagusan benar-benar membawa kemaslahatan, kerukunan, dan nilai positif bagi masyarakat luas, bukan hanya bagi warga LDII saja,” ujar Hendri.
Sinergi yang inklusif antara warga LDII dan masyarakat setempat terlihat sejak pagi hari. Bergotong royong secara swadaya mulai dari penyiapan material hingga proses meratakan cor, kegiatan ini berhasil memperkuat sinergi dan kohesi warga. Masyarakat sekitar yang kerap melintasi kawasan tersebut menyambut sangat positif, mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi mobilitas warga sekitar yang kini menjadi jauh lebih layak lalui.
Melalui karya bakti infrastruktur ini, PAC LDII Kebagusan berharap fasilitas yang telah diperbaiki dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik untuk kelancaran aktivitas ekonomi maupun sosial warga sekitar. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi katalisator untuk terus merawat tradisi gotong royong sebagai identitas kuat warga Desa Kebagusan yang rukun, kompak, dan harmonis. (KIM)
