Berita Daerah, Berita Kegiatan, dakwah, lintas-daerah, Warta Pemalang

Antisipasi Abrasi Karena Rob Air Laut Pantai Utara Pemalang, PAC LDII Ketapang Bersama Warga RT 05 RW 06 Ketapang Gelar Kerja Bakti

Pemalang – Menanggapi ancaman abrasi dan fenomena air pasang (rob) yang kian mengkhawatirkan di pesisir utara Pemalang, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Ketapang menggelar aksi kerja bakti massal pada Jumat (13/06). Kegiatan ini dipusatkan di wilayah RT 05 dan 06 RW 02, Desa Ketapang, Kabupaten Pemalang.

Aksi gotong royong ini melibatkan puluhan warga PAC LDII Ketapang, warga setempat, serta tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ustadz Asrofi, yang juga menjabat sebagai Ketua RT 05, memimpin langsung jalannya kerja bakti guna meminimalisir dampak luapan air laut ke pemukiman.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Asrofi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kekompakan warga, yang terjun langsung ke lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif seluruh warga, termasuk rekan-rekan dari PAC LDII Ketapang. Kerja bakti ini adalah bentuk nyata kepedulian kita dalam mencegah abrasi yang semakin mendekat ke hunian warga di RT 05 RW 02 ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan harapannya agar permasalahan rob ini mendapat perhatian serius dari pemangku kebijakan. “Kami berharap kondisi alam ini dapat segera diatasi oleh Pemerintah secara permanen, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman tanpa bayang-bayang banjir rob,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PAC LDII Ketapang, Masduki, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian LDII kepada masyarakat dan lingkungan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara warga dan pemerintah dalam menghadapi tantangan alam di wilayah pesisir.

“PAC LDII Ketapang selalu menyambut baik dan siap mendukung kegiatan positif seperti ini. Fenomena rob ini bukan perkara mudah, maka kami berharap Pemerintah Kabupaten Pemalang dapat bergerak cepat dalam menanggulangi abrasi di titik-titik rawan,” kata Masduki.

Lebih lanjut, Masduki juga menitipkan pesan agar pemerintah menyiapkan skema bantuan yang responsif. “Selain pembangunan infrastruktur pencegah rob, kami berharap Pemerintah sigap memberikan bantuan darurat apabila sewaktu-waktu masyarakat terdampak langsung oleh luapan air laut yang ekstrem,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan lancar dan ditutup dengan doa bersama agar wilayah Ketapang senantiasa diberikan keselamatan dari bencana alam. (KIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *