Membasuh Debu Sajadah, Menjemput Berkah: Potret Hangat Warga Banglarangan Bersiap Sambut Ramadan 1447 H
Pemalang — Ada pemandangan berbeda di Masjid At-Taqwa Banglarangan pagi ini, Selasa (17/2). Suara tawa kecil dan deru sapu lidi yang beradu dengan aspal menggantikan keheningan fajar. Bukan acara formal, melainkan sebuah tradisi tulus dari warga PAC LDII Banglarangan yang sedang “bersolek” menyambut tamu agung: Bulan Suci Ramadan 1447 H.
Lebih dari Sekadar Bersih-Bersih
Bagi para warga yang hadir, kerja bakti ini bukan sekadar tugas rutin. Ini adalah bentuk pengabdian. Sejak sinar matahari mulai menghangat, pria maupun wanita bahu-membahu menyisir setiap sudut masjid. Ada yang sibuk mengelap kaca hingga bening, ada yang memastikan karpet sajadah bebas debu, hingga menata ulang halaman agar tampak asri.
“Rasanya ada kepuasan batin tersendiri melihat masjid kinclong sebelum kita pakai untuk Tarawih nanti,” ujar salah satu warga di sela-sela kegiatannya.
Gotong Royong sebagai ‘Pemanasan’ Ibadah
Nasihin, Ketua PAC LDII Banglarangan, yang turut terjun langsung di lapangan, memandang kegiatan ini sebagai “Pemanasan Rohani”. Menurut beliau, kenyamanan fisik masjid sangat berpengaruh pada kekhusyukan ibadah jamaah nantinya.
“Kami ingin memastikan saat jamaah masuk ke sini untuk Tarawih atau Tadarus, yang mereka rasakan adalah ketenangan. Kebersihan adalah bagian dari iman, dan gotong royong ini adalah cara kami mengikat kembali tali ukhuwah antarwarga agar makin solid sebelum memasuki bulan puasa,” jelas Nasihin.
Siap Menjadi Pusat Kebaikan
Dengan halaman yang kini rapi dan interior yang wangi, Masjid At-Taqwa kini tampil prima. Masjid ini siap menjadi saksi bisu ribuan rakaat salat dan lantunan ayat suci Al-Qur’an sepanjang bulan Ramadan mendatang.
Semangat yang ditunjukkan warga PAC LDII Banglarangan membuktikan bahwa menyambut Ramadan tidak hanya soal persiapan fisik menahan lapar, tetapi juga tentang menyiapkan “rumah” yang nyaman bagi masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. (KIM)
