Dukung Digitalisasi Pendidikan, Zulkifli Hasan Berikan Bantuan Tablet untuk Guru SMA Generasi Unggul Pemalang
Pemalang – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Tengah pada Senin (2/3), Zulkifli Hasan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) KH Zaenal Asyikin, Banglarangan, Kabupaten Pemalang. Selain bersilaturahim dengan pengasuh pondok, kehadirannya juga menjadi momen berharga bagi tenaga pendidik di lingkungan SMA Generasi Unggul, sebuah sekolah di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Pemalang.
Kegiatan diawali dengan aksi sosial berupa pembagian paket bahan makanan pokok (sembako) kepada masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan warga dan memastikan ketersediaan bahan makanan pokok selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H. Usai menyapa masyarakat, Zulkifli Hasan menyempatkan diri secara khusus untuk berdialog dan berinteraksi dengan para guru dari SMA Generasi Unggul.
Dorongan Transformasi Digital di Sekolah
Dalam suasana interaksi yang hangat dan penuh keakraban, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya adaptasi dunia pendidikan terhadap perkembangan teknologi. Sebagai bentuk dukungannya, Ia menyerahkan bantuan berupa 3 buah tablet yang ditujukan untuk menunjang tugas para guru dalam proses belajar mengajar.
“Pemanfaatan teknologi informasi adalah kunci dalam mencerdaskan anak bangsa di era modern. Saya berharap perangkat ini dapat membantu para guru di SMA Generasi Unggul dalam menyusun dan menyampaikan materi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif,” ujar Zulkifli Hasan di sela-sela kunjungannya.
Apresiasi dari Tenaga Pendidik
Kehadiran dan perhatian yang diberikan Zulkifli Hasan disambut baik oleh keluarga besar DPD LDII Pemalang dan para guru SMA Generasi Unggul. Kepala Sekolah, Tri Yoga Prastowo, menilai bahwa bantuan ini sangat relevan dengan kebutuhan sekolah dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum pendidikan formal maupun pembangunan karakter siswa.
“Terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bapak Zulkifli Hasan kepada Sekolah Generasi Unggul. Semoga bantuan tersebut nantinya dapat memberikan manfaat yang sangat besar dan membuat proses belajar mengajar semakin menarik dan interaktif”, pungkasnya. (KIM)
