Berita Daerah, Berita Kegiatan, dakwah, lintas-daerah, Warta Pemalang

Di Tengah Tantangan Ekonomi, Semangat Kurban Warga LDII Kabupaten Pemalang Menembus Angka Rp 3,5 Miliar Pada Tahun 2026

Pemalang – (30/5) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pemalang kembali menunjukkan komitmen dan ketaatan ibadah yang tinggi dalam merayakan Idul Adha 1447 H/2026 M. Di tengah situasi ekonomi global yang dinamis dan fluktuasi nilai tukar Rupiah, kepedulian sosial dan semangat berbagi warga LDII Pemalang justru mencatatkan tren positif yang signifikan.

Pada Idul Adha tahun 2026*) ini, warga LDII Pemalang berhasil menyembelih hewan kurban dengan rincian 130 ekor sapi dan 136 ekor kambing. Jika diakumulasikan, total nilai nominal hewan kurban tersebut mencapai Rp 3.564.950.000 (Tiga miliar lima ratus enam puluh empat juta sembilan ratus lima puluh ribu Rupiah). Keberhasilan kurban tahun ini menunjukkan grafik kenaikan dibandingkan dengan capaian pada tahun 2025 lalu. Pada tahun 2025, hewan kurban yang disembelih untuk sapi sejumlah 130 ekor dan kambing sebanyak 138 ekor, sehingga apabila dinominalkan maka nilainya adalah Rp 3.371.200.000. Secara statistik terjadi peningkatan sebesar Rp 193.750.000 dengan persentase kenaikan +5,74% dibandingkan tahun sebelumnya.

Keteguhan Iman di Tengah Tantangan Finansial
Peningkatan capaian kurban ini menjadi torehan spiritual yang luar biasa. Sebagaimana diketahui, kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan besar, salah satunya ditandai dengan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat yang menyentuh angka Rp 17.800. Akan tetapi, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan niat dan langkah warga LDII Pemalang untuk mengamalkan perintah Allah SWT, meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Ketua DPD LDII Kabupaten Pemalang, H. Agus Sarwono, memberikan apresiasi yang mendalam atas konsistensi dan keikhlasan seluruh warga.

“Meski kondisi ekonomi secara umum sedang tidak menentu, akan tetapi semangat warga LDII Pemalang untuk mengamalkan perintah melalui berkurban tidak surut. Kami sangat bersyukur atas kesadaran beribadah yang terus tumbuh ini,” ujarnya dalam pernyataan resmi. Ia juga berharap agar momentum ini menjadi pemantik konsistensi ibadah di masa depan.

“Kami berharap di tahun-tahun berikutnya warga LDII Pemalang dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kebaikan ini, serta menebarkan kemaslahatan yang lebih luas kepada sesama melalui pelaksanaan penyembelihan hewan kurban,” tambahnya.

Solusi Strategis: Optimalisasi Tabungan Kurban Berbasis PAC
Salah satu kunci utama tetap stabil dan meningkatnya jumlah hewan kurban di LDII Kabupaten Pemalang adalah konsistensi penerapan sistem tabungan kurban. Program ini dikelola secara swadaya di tingkat masing-masing Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Pemalang. Melalui sistem tabungan yang dicicil sepanjang tahun, beban finansial warga untuk membeli hewan kurban menjadi jauh lebih ringan dan terencana. Metode ini terbukti efektif menjadi solusi konkret dalam menjaga konsistensi ibadah sosial warga LDII Pemalang, sekaligus memastikan bahwa distribusi daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan dapat berjalan maksimal dan merata setiap tahunnya. (KIM)

*) Catatan: Terdapat perbedaan data dengan DPP LDII dan DPW LDII Jawa Tengah mengingat laporan yang dikirimkan oleh DPD LDII Pemalang per 25 Mei 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *