Berita Daerah, Berita Kegiatan, dakwah, lintas-daerah, Warta Pemalang

Bukan Sekadar Pengajian, Pemuda LDII Pemalang Asah Keterampilan Problem Solving dan Diskusi

Pemalang – Sebanyak 250 pemuda-pemudi memadati Masjid Luhur Sofie Anwar, Banglarangan, pada Minggu (23/8). Bukan sekadar menyimak ceramah satu arah, Generasi Muda DPD LDII Kabupaten Pemalang ini diajak untuk aktif bertukar pikiran dan mengasah kemampuan memecahkan masalah melalui Focus Group Discussion (FGD) dalam rangkaian kegiatan Pengajian Generasi Muda.

Pendekatan interaktif ini dirancang untuk melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta cara berpikir kritis generasi muda Islam dalam merespons berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat.

Pemuda dan Pemudi LDII Kabupaten Pemalang Melaksanakan FGD Untuk Mengasah Kemampuan Berfikir Kritis Dalam Menghadapi Dinamika Tantangan Akhir Zaman

Rangkaian acara dibuka dengan pemaparan materi dari Mas Sidiq, dilanjutkan pembekalan materi kedua oleh Ustadz Milkhan yang mengangkat tema “Tips Menjadi Generasi Muda yang Sukses Dunia dengan 29 Karakter Luhur Generasi Penerus.” Dalam pemaparannya, Ustadz Milkhan menggarisbawahi bahwa kecerdasan intelektual perlu diimbangi dengan fondasi moral yang kuat.

“Untuk menjadi generasi muda yang sukses dunia, tidak cukup hanya memiliki kemampuan dan pengetahuan. Generasi muda juga harus memiliki karakter luhur. Ada 29 karakter luhur yang perlu dibangun dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Karakter tersebut menjadi bekal penting agar generasi muda mampu menghadapi tantangan, mengambil keputusan dengan baik, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” paparnya.

Usai sesi materi, suasana kegiatan makin dinamis saat para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok diskusi. Dalam sesi FGD tersebut, para pemuda ditantang untuk menganalisis studi kasus, menyampaikan gagasan secara santun, dan merumuskan solusi konkret secara bersama-sama.

Menanggapi metode pembinaan generasi muda ini, Ketua DPD LDII Kabupaten Pemalang, H. Agus Sarwono, menyambut positif inovasi ruang belajar yang inklusif dan dialogis bagi para pemuda.

“Kami ingin pembinaan pemuda di LDII senantiasa relevan dengan kebutuhan zaman. Lewat ruang diskusi dan FGD seperti ini, adik-adik kita tidak hanya dibekali pemahaman agama yang mendalam, tetapi juga dilatih untuk berani berpendapat, terbuka terhadap perbedaan sudut pandang, serta mampu bekerja sama secara tim. Ini modal penting agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang adaptif, berkarakter, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tuturnya.

Melalui perpaduan antara pembekalan karakter luhur dan ruang diskusi yang kreatif ini, DPD LDII Kabupaten Pemalang berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. (KIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *