Dorong Digitalisasi Ekosistem Pesantren, Ponpes KH Zaenal Asyikin Gandeng BSI Luncurkan Smart Card
Pemalang – Pondok Pesantren KH. Zaenal Asyikin Banglarangan terus menunjukkan komitmennya dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi keuangan. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui peluncuran kerja sama strategi digitalisasi layanan berbasis Smart Card (Kartu Pintar) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) di Aula Ponpes KH. Zaenal Asyikin, Rabu (26/8).
Melalui penerapan Smart Card ini, lingkungan pesantren mulai bertransformasi menuju ekosistem terintegrasi secara digital. Satu kartu multifungsi tersebut dirancang untuk mempermudah berbagai aktivitas santri, mulai dari presensi kehadiran hingga transaksi non-tunai (cashless) untuk kebutuhan pondok, sekolah, serta belanja di kantin dan warung kemitraan di sekitar area pesantren.
Ketua Yayasan Ponpes KH. Zaenal Asyikin, KH. Slamet Prayitno, menyambut positif kolaborasi ini sebagai terobosan penting dalam menjawab tuntutan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai kepesantrenan.
“Kami menyambut baik dan sangat senang dengan adanya kerja sama antara Pondok Pesantren KH. Zaenal Asyikin Banglarangan dengan Bank Syariah Indonesia. Hadirnya smart card ini merupakan langkah positif bagi pesantren untuk mengikuti perkembangan zaman dan menuju sistem yang lebih modern. Kami berharap program ini dapat memberikan kemudahan bagi para santri dalam melakukan berbagai aktivitas, baik absensi maupun transaksi, serta dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh warga pesantren,” ujarnya.
Inovasi ini tidak sekadar memudahkan tata kelola administrasi dan keuangan di internal pondok, tetapi juga menjadi sarana edukasi literasi keuangan syariah berbasis digital bagi para santri sejak dini.
Senada dengan hal tersebut, Perwakilan Bank Syariah Indonesia, Puguh Widiyatmoko, yang hadir bersama tim BSI menegaskan kesiapan lembaganya untuk terus mendampingi proses modernisasi di lembaga pendidikan Islam.
“BSI siap mendukung Pondok Pesantren KH. Zaenal Asyikin Banglarangan dalam mewujudkan ekosistem pesantren yang lebih digital. Melalui smart card, kami berharap proses pembayaran dan transaksi di lingkungan pondok dapat dilakukan dengan lebih mudah dan praktis. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan layanan perbankan yang dapat memberikan manfaat bagi pesantren dan seluruh ekosistemnya,” ungkap Puguh Widiyatmoko.
Kolaborasi ini mempertegas wajah Pondok Pesantren KH. Zaenal Asyikin, yang berada di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Pemalang, sebagai lembaga yang inklusif, terbuka terhadap inovasi teknologi, serta siap mencetak generasi santri yang mandiri, berwawasan luas, dan adaptif di era digital. (KIM)
