Berita Daerah, Berita Kegiatan, dakwah, lintas-daerah, Warta Pemalang

Dukung Ketahanan Keluarga, DPD LDII Pemalang Apresiasi Nikah Massal dan Inovasi ‘Plangisasi’ Kemenag

Pemalang — Ketua DPD LDII Kabupaten Pemalang, H. Agus Sarwono, menghadiri kegiatan “Bimas Islam Mantu” (Nikah Massal) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI Kabupaten Pemalang. Acara yang sarat nilai sosial dan religius ini berlangsung khidmat di Kantor Kemenag Pemalang pada Jumat (25/6).

Kegiatan ini diikuti oleh 20 pasang pengantin yang mewakili 14 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang. Selain dihadiri oleh Ketua DPD LDII Pemalang, momentum sakral ini juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam, Ketua MUI Kabupaten Pemalang, serta dijadwalkan dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Fasilitasi Mahar hingga Bantuan Modal Pemerintah

Acara “Bimas Islam Mantu” tahun ini tampil berbeda dan lebih komprehensif. Tidak hanya membantu legalitas hukum pernikahan warga, ke-20 pasang pengantin tersebut juga mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari mahar (mas kawin) hingga perangkat alat sholat.

Guna memastikan para pengantin baru memiliki fondasi ekonomi yang kuat setelah memasuki gerbang rumah tangga, pemerintah bersama instansi terkait juga menyalurkan bantuan modal usaha. Stimulus ekonomi ini diharapkan dapat mendorong kemandirian keluarga baru agar terhindar dari kerentanan finansial di awal masa pernikahan.

Inovasi “PLANGISASI”: Penyuluh Agama Siap Buka Praktik Konsultasi

Selain prosesi nikah massal, Kemenag Pemalang juga meluncurkan sebuah terobosan baru di bidang pelayanan umat, yaitu inovasi Plangisasi bagi para penyuluh agama.

Melalui inovasi ini, setiap penyuluh agama di tingkat kecamatan hingga desa akan memasang papan nama (plang) resmi di depan rumah atau kantor praktiknya, dengan format yang menyerupai plang praktik dokter. Langkah ini diambil agar keberadaan penyuluh agama lebih terlihat (visible) dan mudah diakses oleh masyarakat luas yang membutuhkan ruang edukasi.

Masyarakat dapat mendatangi para penyuluh ini untuk melakukan konsultasi gratis mengenai berbagai dinamika hukum Islam dan keluarga, antara lain:

  • Konsultasi Perkawinan: Bimbingan pra-nikah, mediasi konflik keluarga, dan tips membangun keluarga sakinah.
  • Hukum Waris (Faraidh): Tata cara pembagian harta warisan yang adil sesuai syariat.
  • Rujukan Keagamaan Lain: Edukasi zakat, infak, sedekah, serta literasi hukum Islam kontemporer.

Apresiasi dan Komitmen Sinergi dari LDII Pemalang

Di sela-sela kegiatan, Ketua DPD LDII Kabupaten Pemalang, H. Agus Sarwono, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Kemenag Pemalang dalam mengolaborasikan kepedulian sosial dan inovasi pelayanan.

“Kami dari LDII sangat mendukung program Bimas Islam Mantu ini. Ini solusi nyata bagi masyarakat. Ditambah lagi dengan bantuan modal, pemerintah menunjukkan kepedulian pada ketahanan ekonomi keluarga baru,” ujarnya.

Terkait inovasi Plangisasi, Agus menilai hal tersebut sebagai lompatan besar dalam membumikan peran penyuluh agama.

“Inovasi Plangisasi ini luar biasa, persis seperti plang praktik dokter. Ini akan mendobrak sekat canggung di masyarakat. Warga yang bingung soal pembagian waris atau sedang ada dinamika rumah tangga kini tahu harus ke mana secara cepat dan tepat. LDII Pemalang siap bersinergi untuk menyukseskan gerakan ini hingga ke tingkat akar rumput,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *